Cari

Tampilkan postingan dengan label pandji pragiwaksono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pandji pragiwaksono. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juni 2013

@pandji : NASIONAL.IS.ME , Merdeka Dalam Bercanda, Berani Mengubah



 “Anda hidup di zaman ini karena Anda ditakdirkan untuk berkarya dan membangun Indonesia menjadi lebih baik”.


Sebuah kalimat penutup dari buku NASIONAL.IS.ME karya Pandji. Pandji Pragiwaksono. Seseorang yang membuat saya percaya, untuk selalu menjadi warga yang optimis akan negerinya sendiri. Indonesia.
NASIONAL.IS.ME adalah sebuah pembukaan. Gerbang bagi saya untuk bisa mengenal Indonesia melalui perjalanan Pandji Pragiwaksono. Benar, ini adalah si Pandji presenter “Kena deh”. :)

Perjalanan Pandji mengenalkan Indonesia dibuka dari olahraga. Antusiasme warga Indonesia terhadap olahraga memang patut diacungi jempol. Sayangnya pemerintah Indonesia masih kurang memperhatikan para pensiunan atlet. Padahal mereka adalah cerminan pahlawan Indonesia hari ini. Dan juga sikap media, media masih sering menganak-tirikan salah suatu jenis olahraga. Kadang prestasi atlet olahraga tertentu menjadi kurang terekspos. Padahal negeri ini banyak memiliki berita baik, dan juga butuh apresiasi.

Indonesia negeri yang beraneka rupa. Dari Sabang sampai Merauke. Pada bagian ini Pandji menceritakan perjalanan berkeliling Indonesia. Potret yang Pandji suguhkan juga menarik. Membuat para pembaca hanyut dalam daerah-daerah tersebut. Pandji menandai setiap daerah dengan segala macam positif dan negatif daerah tersebut. Indonesia bukan hanya Bali, lebih dari itu. Dan Indonesia bagian timur bukan melulu tentang berita buruk. Mereka lebih indah dari itu. Dan sebagai orang Bandung, saya sepakat dengan apa yang Pandji tulis tentang kota ini. “Semangat kompetisi,apresiasi, ekspresi, dan kemajuannya tiada henti. Kota kreatif dunia”.

Perjalanan buku ini berlanjut pada sebuah babak baru. Tentang rasa optimis. Di sini tersaji gerakan-gerakan yang membuktikan Indonesia bukanlah negeri yang lemah, apalagi negeri yang tak patut untuk dibanggakan. Indonesia bahkan bisa menjadi solusi bagi dirinya sendiri. Optimisme yang dibangun oleh sumber daya manusia Indonesia yang punya wawasan tentang Indonesia. Mereka mampu untuk menggerakkan passion yang mereka miliki untuk mewujudkan rasa bangga terhadap Indonesia. Bentuk perjuangan para pemuda Indonesia yang baru. NASIONAL.IS.ME.


Perjuangan Pandji untuk meng-encourage pemuda Indonesia untuk berkarya bagi Indonesia tidak berhenti di sini. Kini waktunya untuk memantaskan diri. Setelah letupan-letupan rasa bangga terhadap negeri ini muncul, lalu saat passion telah ditemukan, ini waktunya untuk membuat sebuah aksi. Aksi tersebut dimulai dari sebuah keberanian. Berani Mengubah.

Di buku Berani Mengubah, Pandji berusaha untuk menceritakan realita bangsa yang lebih kompleks. Bukan cuma rasa manis yang disuguhkan, asin, asam dan pahitpun menjadi bumbu buku ini. Berani Mengubah merupakan rangkuman Indonesia saat ini. Tapi bukan hanya sekedar untuk tahu, Berani Mengubah semacam panduan berperang. Bagi setiap pemuda Indonesia yang ingin berperang untuk mengubah Indonesia menjadi lebih baik, saya rasa Berani Mengubah adalah amunisi terbaik.

Pada buku ini, Pandji menceritakan tentang pengetahuan serta kondisi politik, hukum dan ekonomi Indonesia dengan cara yang mudah dimengerti. “Ketidakpedulian kita membawa korban. Korbannya diri kita sendiri, rakyat Indonesia”, begitu tulis Pandji. Satu hal yang saya pelajari dari buku ini, politik bukanlah hal yang buruk.



Salah satu bab yang cukup menarik pada buku ini adalah “Memahami Indonesia”. Sebelum kita bergerak untuk Indonesia, sebetulnya kita harus paham dulu Indonesia. Dengan paham, apa yang menajdi masalah dapat dirunut dan dicari solusinya. Memang tidak semudah itu mewujudkannya. Untuk itulah harus ada keberanian. Berani Mengubah.

Sekali lagi, Indonesia adalah negara yang kaya akan perbedaan. Menyeragamkan Indonesia menjadi satu ragam justru akan mengkerdilkan negeri ini. Menjadi Indonesia adalah dengan bersatu dengan perbedaan yang ada, bukan menjadi satu.

Berani Mengubah bukan mengajarkan kita untuk berkarya di bidang politik, ekonomi atau hukum. Kembali pada NASIONAL.IS.ME, kenali Indonesia, temukan passion-mu dan berkaryalah untuk masa depan bangsa. Berani Mengubah mengajarkan kita untuk fokus terhadap apa yang bisa kita kerjakan dengan usaha paling maksimal. Dan tentu dengan selalu peduli terhadap realita yang terjadi di Indonesia. Peduli dan menjadi bagian perubahan Indonesia. Indonesia mendunia bukanlah hal yang mustahil bagi para pemudanya yang berani mengubah.

Sebelum lahirnya Berani Mengubah, Pandji terlebih dahulu menelurkan sebuah buku berjudul Merdeka dalam Bercanda. Bagi saya, ini adalah bukti keseriusan Pandji dalam berkarya sesuai dengan passion yang ia miliki. Perjalanan stand up comedy di Indonesia diceritakan secara apik. Dan ini membuktikan bahwa Indonesia negeri yang tebuka terhadap suatu perubahan. Memang untuk sampai tahap ini, stand up comedy perlu perjuangan. Susah, tapi terbukti bisa.

Melalui stand up comedy Pandji melakukan hal yang konsisten selalu ia lakukan, mencerdaskan bangsa ini. Dengan bit-bit yang apik ia mencoba untuk menerobos ruang kritik yang terkadang masih tabu untuk dibahas dalam masyarakat Indonesia. Sekali lagi ia membuktikan bahwa setiap passion yang kita geluti dapat bermanfaat bagi negeri ini.


“Susah tapi pasti bisa” kalimat ini sering muncul dalam buku Merdeka dalam Bercanda. Sebuah kalimat yang mungkin dapat diterapkan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang selalu berusaha mewujudkan passion mereka untuk bisa bekarya bagi Indonesia. Pandji dengan karyanya membuktikan bahwa untuk memulai perubahan harus dimulai dengan membagikan wawasan yang ia miliki tentang negeri ini. Melakukan pencerdasan. Suatu hal yang susah, tapi ternyata sangan bisa untuk dilakukan. Salut.

Selain konten yang berikan selalu menarik dan memberikan pengetahuan-pengetahuan baru bagi para pembacanya, Pandji selalu menawarkan semua karyanya dalam packaging yang menarik. Entah itu sampul ataupun gambar-gambar yang dipilih. Mungkin pengalaman ia berkuliah di FSRD ITB memberikan banyak pengaruh dalam karya yang ia bangun. Menarik dan kreatif.

Jumat, 14 Juni 2013

Gairah Seorang Pendongeng



“Tidak ada karya yang tiba-tiba muncul. Karya kreatif selalu berawal dari karya yang pernah ada sebelumnya” –Sir Joshua Reynolds-

Sebuah kata mutiara yang saya temukan dalam buku “Kreatif Sampai Mati!” karya Wahyu Aditya.

***
Tuhan tidak pernah pelit terhadap hambanya, saya percaya itu. Karena itulah yang Tuhan tunjukkan pada saya. Dengan segala kelebihan yang saya punya, dengan kekurangan yang saya miliki. Dan saya percaya saya selalu akan menjadi seorang pendongeng, itulah cita-cita saya.

Segala sesuatu harus dimulai dari rasa percaya.

Saya selalu percaya, di masa yang akan datang saya adalah seorang pendongeng. Pendongeng yang bercerita tentang apa saja yang saya mau. Cerita saya mungkin lebih banyak pada Indonesia, pendidikan, wirausaha, dan kecintaan saya terhadap lingkungan. Saya percaya bahwa pendidikan yang baik itu ditularkan oleh cerita.

Bisa dibilang passion saya adalah menjadi seorang pendongeng

***

Tokoh yang saya kagumi ada beberapa, diantaranya :

Pandji Pragiwaksono, seorang comic sekaligus penulis, selalu bisa memberikan motivasi untuk para pemuda Indonesia agar berani untuk melakukan perubahan. Beliau juga aktif memperkenalkan tentang politik pada pemuda.

Wahyu Adhitya & Yoris Sebastian, manusia kreatif yang Indonesia punya, tidak henti-hentinya mereka berinovasi. Berinovasi untuk memberikan pengalaman baru bagi muda-mudi Indonesia melalui karya yang mereka hasilkan. Bisa dibilang mereka ini kreatif sampai mati!

Ridwan Kamil, seorang arsitek, dosen dan pemerhati lingkungan. Bapak solutif Indonesia, selalu punya solusi untuk setiap permasalahan yang ada, terutama untuk urusan tata kota. Jenius dan bersahaja.
Saya ingin seperti mereka. Tentu bukan menjadi jiplakan mereka, yang saya inginkan adalah mengikuti apa yang menjadi passion saya. Saya percaya dengan menjadi diri saya, saya bisa sekeren mereka.
***
Ada sebuah project yang saya ingin lakukan berkaitan dengan passion yang saya miliki. Saya ingin berkeliling Indonesia, untuk melihat lebih dekat tentang apa itu Indonesia. Bukan hanya tentang keajaiban alam yang dimilikinya, tetapi juga kehidupan yang berada di sana. Memperhatikan segala hal untuk menjadi sebuah kabar gembira. Saya percaya Indonesia kaya akan hal yang dapat kita banggakan. Kaya akan hal yang harus kita syukuri. Namun itu semua masih tersembunyi, dan perlu ada yang menceritakan itu keluar. 

Membeberkan Indonesia pada dirinya sendiri lalu memperlihatkan pada dunia.
Untuk melakukan itu semua, saya memerlukan alat. Alat yang mampu saya bawa kemana-mana, alat yang mampu membantu saya untuk merekam segala hal yang terjadi. Merekam dalam bentuk audio-visual, maupun dalam bentuk kata-kata. Dan mungkin alat yang tepat untuk menemani saya dalam project ini adalah Acer Aspire P3 Hybrid Ultrabook.
***

Acer Aspire P3 Ultrabook merupakan perpaduan antara notebook dan tablet, hal ini tentu saja akan membuat saya mudah dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan sesuka hati saya bisa memilih akan mempergunakannya sebagai tablet atau sebagai notebook. Selain itu Acer Aspire P3 Ultrabook memiliki daya tahan baterai yang tinggi yang mampu menemani saya untuk bepergian tanpa perlu repot memikirkan kehabisan baterai di tengah perjalanan.
Aspire P3 dilengkapi juga dengan keyboard chiclet yang nyaman untuk digunakan berlama-lama seperti membuat tulisan perjalanan saya. Selain itu, ultrabook ini dapat bekerja maksimal meski kita menjalankan berbagai aplikasi sekaligus seperti video conference sambil membuat dokumen & mengedit foto.  Terakhir ultrabook ini dilengkapi dengan Acer Crystal Aye HD Webcam yang dapat merekam video hingga 720p HD & kamera belakang 5MP, mendokumentasikan perjalanan akan lebih mudah.

***

Rasanya tak sabar untuk segera merealisasikan project ini. Berkeliling untuk mendengar cerita dari masyarakat Indonesia. Membagikan cerita yang saya dapat melalui tulisan, melalui video, mencoba untuk memberi kabar. Kabar baik untuk Indonesia, negeri indah ini.

Dan siapapun kamu, yang membaca artikel ini, mungkin kamu harus melihat video ini. Ini video berjudul “Vernon bersama Acer Aspire P3 Hybrid Ultrabook di YouTube Acer Indonesia”.



Bagaimana pendapatmu? Beranikah kamu untuk berjuang seperti Vernon untuk menjadi DJ? Siapkah kamu untuk menemukan passion-mu?
Kalau saya yang ditanya, saya akan jawab siap! Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3 :)